Nasib Perjudian di Masa Pandemi Virus Corona

Bandarqq – Perjudian merupakan problematik yang tidak kunjung lekang di dunia kemasyrakatan. Keberaadaannya terus saja dikaji, dibenci, bahkan didukung untuk menyongsong ekonomi.

Akibat krisis ekonomi membuat nasib perjudian bertambah rating sebagai tindakan pengambilan solusi untuk mengatasi. Akan tetapi, jika mau menyadari keberadaannya tidak lebih hanya sekadar memanipulasi jantung ekonomi.

Sebagaimana pernyataan yang diutarakan James Grimes, bahwa perjudian itu mungkin hanya sekadar hiburan bagi mereka yang tidak biasa bermain judi. Tetapi bagi mereka yang terdorong berjudi sebab faktor finansial maka iklan-iklan perjudian bagi mereka bukan suatu hal yang salah akan tetapi cara tepat dan cepat untuk memperbaiki kemerosotan finansial.

Pernyataan ini bisa menjadi potret aktivitas hidup kaum sekularis, dimana kesusilaan tidak boleh didasarkan pada ajaran agama yang prioritas akidahnya adalah kesenangan duniawi belaka. Sama halnya dengan problematik perjudian di masa pandemi virus corona, orang yang melakukan aktivitas judi di masa krisis ini tidak lebih adalah bagian dari kaum sekularis yang prioritas hidupnya hanyalah kesenangan duniawi saja seperti limpahan finansial yang selalu diidam-idamkan.

Bukannya di masa krisis seperti ini kemerosotan haruslah menjadi nasib perjudian bukan menjadi nasib keimanan? Pandemi ini akan berakhir bila keimanan pada setiap diri itu ada, sebab keridhoan Tuhan bergantung pada keberadaan iman di hati dan pikir makhuk-Nya.

Kesenjangan ekonomi juga menjadi faktor melemahnya keimanan, bentuk implementasinya seperti aktivitas perjudian. Akan tetapi, bagi mereka yang mau melewati proses penyadaran diri di masa pandemi ini, mungkin rating perjudian menjadi pilihan solusi krisis ekonomi menjadi sudah tidak termuat lagi di kancah ideologi manusia.

Maka bisa disimpulkan ada dua gambaran nasib perjudian di masa pandemi virus corona ini, diantaranya;

Mengalami Peningkatan Secara Pesat

Wajar saja, jika aktivitas perjudian di kalangan masyarakat meningkat secara pesat. Sebab, di masa pandemi ini sudah harus kita akui bersama bahwa perekonomian di negara kita sedang sangat tidak baik-baik saja tentunya lebih dari biasanya. Ajang perjudian semakin merajalela utamanya perjudian yang dipraktekkan secara online.

Kebijakan social distancing dan phisycal distancing membuat perjudian secara offline mengalami penurunan. Sehingga untuk selama pandemi ini, perjudian banyak dijalankan secara online meliputi basis kasino virtual maupun keterampilan seperti backgammon yang kabarnya kini sudah meningkat pesat hampir di seluruh penjuru dunia.

Anehnya, pemegang kursi kebijakan dunia seakan tidak terlalu serius untuk memberantas perjudian. Nasib perjudian menjadi semakin meningkat, seperti kebijakan yang diluncurkan oleh pemerintah Belgia yang membatasi taruhan bandarqq online hanya sampai  deposit €500 per minggu khusus pengelola situs taruhan lokal. Walaupun kebijakan ini dianggap memperketat aturan tapi jika dipandang dengan kacamata yang serius kebijakan ini tetap  memberikan celah besar untuk aktivitas perjudian tetap akan dipraktekkan.

Begitu pula tidak ada bedanya dengan kebijakan pemerintah Spanyol yang memberikan batasan untuk iklan perjudian yang boleh tayang dalam durasi empat jam/hari. Hal ini sangat memungkinkan aktivitas perjudian akan terus meningkat selama kondisi krisis ini. Pemerintah Latvia juga meluncurkan kebijakan yang sama tentang larangan perjudian secara online sampai social distancing ini  dicabut.

Entah apa tujuannya? Pertanyaan besar yang menimbulkan banyak hipotesa bahwa perjudian di tiga negara ini bukan lagi dianggap sebagai tindakan yang melanggar asas kesusilaan. Menjadi sangat realistis, jika kemudian dibandingkan dengan negara-negara yang lebih kecil dari tiga negara tersebut, bahwa nasib perjudian di dunia global menjadi lebih meningkat selama masa pandemi virus corona.

Peningkatan angka perjudian selama pandemi virus corona ternyata juga didukung oleh kekreatifan perusahaan taruhan online yang mendesain aktivitas perjudian sedemikian rupa serta didukung juga oleh salah satu situs perjudian terbesar di dunia yang menayangkan beragam desain perjudian online yang bisa menarik minat para penjudi melakukakan aktivitas perjudian walaupun melalui jaringan internet.

Perjudian Mengalami Penurunan

Bagi mereka yang gagap tekhnologi, nasib perjudian mungkin berada di kondisi menurun akibat mewabahnya virus corona yang mewajibkan social distancing, dimana perjudian secara offline  akan lebih sulit dipraktekkan selancar sebelumnya apalagi untuk perjudian yang ilegal.

Penurunan angka perjudian tidak luput dipicu juga oleh hasil sosialisasi tentang larangan dan dampak  perjudian yang sudah banyak digalak oleh berbagai komunitas yang peduli keberlangsungan ekologi sosial dan peranan tokoh masyarakat yang serius untuk memberantas keberadaan aktivitas perjudian. Walaupun kenyataan sebelumnya memang sangatlah sulit dan hasilnya pun dihitung begitu minim.

Dugaan realistis di masa pandemi seperti sekarang, bisakah menjadi mungkin semisal aktivitas perjudian mengalami penurunan secara meningkat dengan alasan ikut menyadari dan melihat angka kematian yang kian meningkat hingga mencapai ratusan per hari akibat dampak virus corona ini?

Kita bisa mengatakan mungkin, bila menarik fakta tentang kabar meruginya bisnis judi di Macau hingga mencapai kerugian sampai 35 M/hari serta dikabarkan juga operator perjudian resor dan kasino Wynn merugi sampai US$ 2,6 juta per hari.

Dan kita juga bisa mengatakan tidak, bila melihat krisis ekonomi yang dialami dunia kita sekarang, orang akan banyak melakukan berbagai macam cara walaupun itu dengan cara yang salah untuk mempertahankan keseimbangan kebutuhan ekonominya.

Hanya satu yang kita harapkan sekarang akan nasib perjudian, sebagai makhluk sosial yang bijak. Semoga saja peningkatan penurunan aktivitas perjudian lebih tinggi dibandingkan dengan tingkat peningkatannya selama pandemi virus corona. Sebab, aktivitas perjudian sangat berpengaruh terhadap penyebaran virus corona baik itu akibat tidak menjaga jarak maupun yang berhubungan dengan kondisi mental.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *